Fitur username WhatsApp yang lama dinanti akhirnya diumumkan resmi pada akhir Juni 2026 dan ramai diberitakan di Indonesia pada 1 Juli. Lewat fitur ini, pengguna bisa memulai percakapan hanya dengan nama pengguna, tanpa perlu saling bertukar nomor telepon. Bagi aplikasi yang identitasnya selama ini melekat pada nomor HP, perubahan ini tergolong mendasar dan menyentuh langsung isu privasi miliaran penggunanya.
Aturan Membuat Username WhatsApp
WhatsApp menetapkan sejumlah aturan. Username harus terdiri dari 3 hingga 35 karakter, hanya boleh memakai huruf kecil, angka, titik, dan garis bawah, serta wajib mengandung setidaknya satu huruf. Nama yang meniru alamat situs, misalnya berakhiran .com atau diawali www, tidak diperbolehkan. Setiap username bersifat unik, sehingga siapa cepat dia dapat. Pengguna yang kesulitan mencari nama yang masih tersedia bisa memanfaatkan alat pembuat username, dan mereka yang sudah punya nama pengguna di Instagram atau Facebook dapat memakainya kembali.
Peluncurannya dilakukan bertahap hingga akhir 2026. Meski begitu, pengguna sudah bisa memesan username incaran lebih dulu. Menariknya, WhatsApp tidak menyediakan direktori pencarian username seperti Instagram. Seseorang harus mengetahui username secara persis untuk bisa memulai obrolan, sehingga fitur ini tidak serta-merta membuka pintu bagi orang asing. Pendekatan tersebut membedakan username WhatsApp dari media sosial yang memang dirancang untuk ditemukan, dan menegaskan posisi WhatsApp sebagai aplikasi percakapan pribadi. Di antara deretan fitur baru WhatsApp tahun ini, perubahan inilah yang paling berpengaruh pada cara orang saling terhubung.
Lapisan Privasi Tambahan lewat Kunci Username
Selain username, WhatsApp menyiapkan fitur opsional berupa kunci username. Dengan fitur ini, orang yang baru pertama kali menghubungi harus memasukkan kode tambahan sebelum pesannya bisa terkirim. Nomor telepon pengguna juga disembunyikan dari kontak baru. Alasannya jelas: nomor telepon adalah data pribadi yang terhubung dengan banyak aspek kehidupan, mulai dari rekening bank hingga akun layanan digital, sehingga membagikannya secara sembarangan membuka risiko penipuan dan penyalahgunaan. Dengan username WhatsApp, pengguna bisa bergabung di grup komunitas atau bertransaksi dengan penjual baru tanpa harus menyerahkan data yang begitu sensitif.
- Username terdiri dari 3 sampai 35 karakter dan wajib memuat minimal satu huruf.
- Karakter yang diizinkan hanya huruf kecil, angka, titik, dan garis bawah.
- Format yang meniru alamat website tidak diperbolehkan.
- Tidak ada direktori pencarian, pengirim harus tahu username secara persis.
- Kunci username opsional menambah verifikasi bagi kontak baru.
Bagi pelaku usaha, username WhatsApp membuka peluang sekaligus pekerjaan rumah. Peluangnya, bisnis bisa mencantumkan username yang mudah diingat di website, kemasan produk, atau materi promosi tanpa harus mengumbar nomor pribadi pemilik usaha. Pekerjaan rumahnya, username yang sesuai nama merek sebaiknya segera diamankan sebelum didahului pihak lain yang berpotensi menyalahgunakannya untuk menipu pelanggan. Pemilik website juga perlu menyiapkan pembaruan tombol kontak dan halaman hubungi kami agar tetap relevan ketika fitur ini tersedia penuh.
🔗 Sumber: Kompas.com